1. Jangan takut pada skala
    Jangan takut pada skala, cobalah untuk menerapkan skala ke jenis, bentuk, atau fitur komposisi yang membutuhkan penekanan proporsional.
    Gunakan warna yang sesuai untuk menyempurnakan teknik ini sambil memastikan jenis huruf yang sesuai dan terlihat bagus saat ukurannya diperbesar.
  2. Hargai ruang elemen lainnya
    Gunakan spasi huruf untuk mengisi ruang mati, meratakan teks, atau meringkas kata yang memakan terlalu banyak ruang. Namun, berhati-hatilah untuk tidak mengurangi jarak huruf sehingga tidak dapat terbaca, atau meningkatkannya sehingga huruf menjadi terpisah satu sama lain.
  3. Gunakan skema warna kecil
    Pilih skema warna yang memiliki 1-3 warna primer dan tambahan 1-3 warna sekunder yang kontras dan saling melengkapi.
    Gunakan nada berbeda dengan warna yang sama untuk konsistensi dengan menyesuaikan kecerahan untuk kontras.
    Tipografi yang lebih halus membutuhkan perbedaan yang lebih kuat dengan latar belakang berwarna.
  4. Buat desain tetap sederhana
    Buat tetap sederhana, tetapi jangan lupakan dasar-dasar desain. Pastikan setiap elemen memiliki alasan untuk di desain dan pertahankan jumlah font, warna, bentuk dan frame seminimal mungkin.
    Gunakan kombinasi warna tonal yang kontras agar teks terlihat tajam dan mudah dibaca. Menerapkan bingkai solid untuk memperkuat gambaran yang didesain akan meningkatkan struktur komposisinya.
  1. Jadilah original
    Dorong kemampuan kreatif dan keterampilan desain grafis kamu untuk mencapai hasil yang original. Jadilah inventif dan eksperimental serta pilih dan gabungkan tipografi dan filter yang berbeda.
    Hindari tren dan buat desain yang sesuai dengan gaya unik kamu, tinggalkan cap pribadi pada pekerjaan kamu.
  1. Pertahankan font dalam keluarga yang sama
    Buat keseragaman visual dengan menerapkan satu jenis huruf atau jenis font ke teks. Gunakan jenis huruf atau kelompok font yang memiliki pilihan varian, seperti miring, tebal, padat, untuk menjaga tampilan tetap konsisten. Gambar ini menggabungkan Libre Baskerville Bold, Light dan Italic.
  2. Lakukan riset sebelum mulai mendesain
    Miliki semua detail yang dibutuhkan sebelum mulai menulis atau membuat desain. Pelajari, baca, riset, dan telusuri sumber daya sebelum memulai desain. Baik itu materi dan objek atau informasi dan fakta, proses penelitian akan menjamin hasil yang lebih matang.
  3. Berpikirlah di luar kotak
    Orang paling kreatif adalah yang berpikir di luar kotak. Jangan gunakan ikon dan simbol khas yang kamu lihat di mana-mana untuk mewakili topik desain. Riset, sketsa, dan cetak untuk menemukan ikon baru dan asli untuk berkomunikasi secara visual dengan audiens kamu.
  4. Kontras adalah kuncinya
    Kontras adalah salah satu bagian paling penting dari desain untuk membuatnya menonjol. Gunakan latar belakang, font, dan grafik palet warna yang kontras.
  5. Gunakan filter foto untuk meningkatkan ruang positif atau negatif dalam gambar dan menerapkan hitam atau putih untuk menyalin untuk menciptakan kontras optimal pada gambar latar belakang.
  6. Trial Error
    Setiap orang membuat kesalahan dan terkadang itu adalah bagian terpenting dari pengalaman belajar.

Leave a comment